Pengumuman Hasil Seleksi Mahasiswa Non Beasiswa Mesir Tahap 2

Berikut ini kami sampaikan Pengumuman Hasil Seleksi Mahasiswa Non Beasiswa Mesir Tahap 2.

Kami mengucapkan selamat kepada ananda yang namanya tercantum dipengumumam tersebut. Untuk melihat daftar nya, silahkan download pada link berikut:

Pengumuman Hasil Seleksi Mahasiswa Non Beasiswa Mesir Tahap 2

TAHAP PEMBERKASAN MABA AL-AZHAR 2019

TAHAP 1
Mengisi daftar ulang online
Klik link dibawah ini:
http://bit.ly/DaftarKeMesir

(Pengisian formulir paling lambat 26 juli 2019)

TAHAP 2
Mengirimkan photocopy KTP atau PASPOR, dengan format PDF, ke Kementrian Agama melalui email:
k.pendidikan@gmail.com

TAHAP 3
Membuat PASPOR (bagi yamg belum punya)
Syarat Pembuatan Paspor:
1. KTP
2. Kartu Keluarga
3. Akte Lahir / Ijazah Terakhir
— untuk informasi detail cara pembuatan paspor, silahkan googling atau kunjungi kantor imigrasi terdekat.

TAHAP 4 & SETERUSNYA
Akan kami informasikan secara berkala

HOTLINE
+62 852-1343-3321

Pengumuman Pendaftaran Seleksi Beasiswa Mesir, Sudan dan Maroko 2019

Pengumuman Pendaftaran Seleksi Beasiswa Mesir, Sudan dan Maroko 2019

SELEKSI CALON MAHASISWA INDONESIA KE MESIR, SUDAN dan MAROKO 2019

Pengumuman dapat dilihat di web resmi http://diktis.kemenag.go.id

Unduh Petunjuk Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam pada web. Baca dengan baik ketentuan dan persyaratan di dalamnya.

Pendaftar melakukan pendaftaran pada formulir http://bit.ly/PendaftaranTimurTengah2019 (siapkan bukti pembayaran).

Pendaftaran paling Lambat, jatuh pada hari Sabtu, 1 Juni 2019 pukul 15.00

Pembayaran Pendaftaran paling lambat pada hari Jum’at, 31 Mei 2019 pukul 15.00

Demikian sebagai informasi. Fatahallahu ‘alaikum.

Pendaftaran Program Beasiswa Santri Berprestasi 2019 Segera Berakhir. DAFTAR SEKARANG !!

Pendaftaran Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) tahun 2019 sudah dibuka. Ada dua pilihan beasiswa, perguruan tinggi di dalam dan luar negeri.

“Secara resmi, masa registrasi PBSB tahun 2019 dibuka pada hari ini, 1 April 2019,” ujar Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Ahmad Zayadi di Jakarta, Senin (01/04).

Menurut Zayadi, pendaftaran Program Beasiswa Santri Berprestasi 2019 dilakukan secara online, melalui laman https://ditpdpontren.kemenag.go.id/pbsb/. Di dalam aplikasi pendaftaran, santri akan diminta memilih kampus dan program studi yang diminati, baik dalam maupun luar negeri. Sementara ini, untuk PBSB Luar Negeri, hanya ada satu pilihan perguruan tinggi, yakni Universitas Al-Azhar Kairo.
“PBSB dalam negeri dibuka hingga 30 April 2019. Sementara pendaftaran PBSB luar negeri akan ditutup pada 15 April 2019,” terang Zayadi.

Dijelaskan Zayadi, seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi Luar Negeri akan dilakukan dalam dua tahap. Pertama, seleksi CBT (computer based test), tes membaca kitab kuning, serta tes wawancara. Santri yang dinyatakan lulus, akan ikut seleksi tahap kedua. Pada tahap II, santri akan diseleksi langsung oleh Syaikh dari Al-Azhar.

Untuk para santri yang akan mengambil pilihan seleksi beasiswa di Al-Azhar Kairo, Kemenag memberikan akses pilihan Fakultas untuk santri putra sebagai berikut:
1. Fakultas/Kulliyyat Ushuluddin
2. Fakultas/Kulliyyat Syari’ah wa al-Qanun
3. Fakultas/Kulliyyat Lughah al-‘Arabiyyah
4. Fakultas/Kulliyyat al-Dirasat al-Islamiyyah wa al-‘Arabiyyah lil Banin
5. Fakultas/Kulliyyat Dakwah Islamiyyah

Sementara untuk santri putri dibuka pendaftaran pada Fakultas al-Dirasat al- Islamiyah wa al-‘Arabiyah lil Banat, Ushuluddin, Syari’ah Islamiyah serta Bahasa Arab

Pendaftaran Program Beasiswa Santri Berprestasi Dibuka 15 Maret 2018

Kementerian Agama kembali membuka Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB). Pendaftaran PBSB tahun 2018 ini mulai dibuka pada Kamis (15/03) besok. Pendaftaran akan dibuka selama sebulan hingga 15 April 2018.

Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin mengatakan, PBSB sudah bergulir sejak tahun 2005. Program ini menjadi salah satu upaya Pemerintah melalui Kementerian Agama untuk memperluas akses bagi santri berprestasi untuk bisa kuliah di sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Bidang yang digeluti juga beragam, antara lain: ilmu kedokteran, kesehatan, farmasi, keperawatan, ilmu murni (Matematika, Fisika, Biologi, Kimia), teknik industri, teknik sipil, teknik mesin, teknologi informasi, teknik perkapalan, pertanian, agribisnis, ilmu agama Islam (Islamic Studies), seni dan desain, hingga bahasa dan ilmu pengetahuan budaya. Dari situ, kiprah alumni pesantren dalam pembangunan di masa mendatang lebih variatif, tidak hanya pada aspek pendidikan agama dan keagamaan.

“PBSB sekaligus menjadi bentuk kehadiran negara dalam mengapresiasi kontribusi pesantren dalam mengisi kemerdekaan. Apalagi, pesantren sudah menjadi sumber mata air keilmuan sejak abad 14, sebelum Belanda menjajah,” ujar Kamaruddin di Jakarta, Rabu (14/03).

“Program ini sudah berjalan lebih sepuluh tahun. Faktanya, para santri saat diberi kesempatan, mereka terbukti tidak kalah dengan siswa lain. Prestasi mereka di perguruan tinggi sangat gemilang. Sebagian sudah menjadi professional pada bidangnya, mulai dokter, pendidik, teknokrat, ahli gizi, dan lainnya. Sebagian sedang melanjutkan belajar di sejumlah perguruan tinggi ternama di luar negeri,” sambungnya.

Sejak 2005, lanjut Kamaruddin, total sudah ada 4.276 santri penerima beasiswa PBSB. Sebanyak 3.428 santri sudah lulusan sarjana dan berhidmat pada beragam profesi, sedang 848 santri lainnya, masih menjalani kuliah.

“Para santri PBSB diharapkan menjadi generasi tangguh, tonggak keberlanjutan pesantren. Mereka diharapkan menjadi ilmuwan-santri moderat yang kelak akan menempati posisi-posisi penting di negeri ini. PBSB juga sejalan dengan upaya menjadikan Indonesia sebagai destinasi pendidikan Islam dunia,” tutur Kamaruddin.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Ahmad Zayadi mengatakan bahwa masa pendaftaran calon peserta PBSB tahun ini sedianya akan dibuka pada 28 Maret 2018. Rencana itu dimajukan menjadi tanggal 15 Maret 2018 berdasarkan hasil diskusi bersama dengan Perguruan Tinggi Mitra (PTM).

“Masa pendaftaran calon peserta PBSB dibuka selama satu bulan. Setelah itu masih ada proses verifikasi data dan pelaksanaan seleksinya. Pelaksanaan seleksi PBSB dijadwalkan pada awal bulan puasa. Jadi kita menghindari pelaksanaan seleksi mendekati Idul Fitri,” jelas Ahmad Zayadi.

Zayadi menambahkan, kuota beasiswa PBSB tahun ini berjumlah 290 dan tersebar di 14 PTM. Keempat belas PTM tersebut terdiri dari tujuh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), yaitu: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (menjalin kemitraan PBSB sejak 2005), UIN Sunan Ampel Surabaya (2006), UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (2007), UIN Walisongo Semarang (2007), UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (2009), UIN Sunan Gunung Djati Bandung (2013), dan UIN Alauddin Makassar (2016).

Tujuh PTM lainnya adalah perguruan tinggi umum, yaitu: Institut Pertanian Bogor (menjalin kemitraan PBSB sejak 2005), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya (2006), Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta (2006), Universitas Airlangga (Unair) Surabaya (2007), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung (2010), Universitas Cendrawasih (Uncen) Jayapura (2016), dan Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Jakarta (2018).

“Selain mendapat biaya perkuliahan, para santri yang lolos seleksi PBSB ini nantinya akan mendapat insentif bulanan serta dana pembinaan,” ujar Zayadi.

Berbeda dengan sebelumnya, beasiswa PBSB tahun ini hanya akan diberikan khusus kepada madrasah aliyah swasta yang berada di pesantren. “Dua tahun lalu, akses terhadap program ini juga diberikan kepada santri pondok pesantren yang belajar di MAN. Tahun ini, beasiswa khusus diberikan kepada santri yang belajar di MA swasta milik pesantren,” tegasnya.

Saat kali pertama dibuka pada 2005, PBSB hanya merekrut 33 santri. Jumlah ini secara berturut meningkat menjadi 177 santri (2006), 381 santri (2007), dan 442 santri (2008). Sempat turun menjadi menjadi 342 santri (2009), kuota PBSB kembali naik menjadi 675 santri (2010).

Sejak tahun 2011, kuota PBSB terus turun menjadi 552 santri, 337 santri (2012), dan 163 santri (2013). Pada tahun 2014, kembali naik menjadi 359 santri, lalu 515 santri di 2015. Kuota PBSB kembali turun pada 2016 menjadi 143 santri dan 157 santri di 2017. “Tahun ini, kuota PBSB adalah 290 santri,” tegasnya.

Teknis Seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi

Kepala Subdit Pendidikan Pesantren Basnang Said menjelaskan bahwa pendaftaran PBSB akan dilakukan secara online dan offline. Pendaftaran offline hanya diperuntukan bagi santri di kawasan Indonesia Timur. Adapun persyaratan khusus mendaftar PBSB adalah sebagai berikut:

1) Santri merupakan lulusan Madrasah Aliyah swasta milik pondok pesantren, atau pondok pesantren muadalah, atau pondok pesantren salafiyah; 2) Santri telah mukim (tinggal) di pesantren minimal selama 3 tahun terakhir; dan 3) Santri telah mendapatkan rekomendasi dari pimpinan pondok pesantren.

Kepada para santri yang akan mendaftar, Basnang mengingatkan untuk teliti dan cermat dalam mengisi form pendaftaran serta menentukan pilihan jurusan dan perguruan tinggi. Peserta diminta membaca terlebih dahulu ketentuan dalam petunjuk teknis PBSB.

Menurut Basnang, ada beberapa perguruan tinggi yang menetapkan persyaratan khusus tambahan, misalnya: persyaratan tidak buta warna pada beberapa prodi, tinggi badan minimal 155cm pada prodi Keperawatan, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, hafalan Alquran minimal 3 juz di UIN Bandung serta 10 juz di UIN Malang dan UIN Yogyakarta. Bahkan, untuk pilihan Prodi Ilmu Hadits, UIN Yogyakarta mensyaratkan hafal 100 Hadits.

Seleksi PBSB menggunakan Computer Based Test (CBT). Jadwal serta lokasi pelaksanaan ditentukan oleh Kanwil Kemenag Provinsi, kecuali untuk pilihan prodi di UNAIR Surabaya. Menurut Basnang, pihak UNAIR menetapkan bahwa pelaksanaan seleksi dilakukan di kampus UNAIR Surabaya, bukan pada wilayah masing-masing seperti pada pilihan prodi lainnya. Biaya transportasi dan akomodasi selama proses seleksi di UNAIR juga ditanggung oleh masing-masing santri.

“Semua persyaratan khusus tambahan ini merupakan ketetapan Perguruan Tinggi. Sebelum mendaftar, kami minta para santri memahami petunjuk teknis pelaksanaan PBSB pada situs resmi Kemenag, Ditpdpontren, dan PBSB,” tutup Basnang.

Tes CBT dibagi menjadi empat sessi. Pertama, Tes Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan kepesantrenan selama 60 menit. Kedua, Tes Potensi Akademik selama 70 menit.

Sessi ketiga adalah Tes Kemampuan Bidang Studi (120 menit). Untuk materi MIPA, tes mencakup: Matematika IPA, Fisika, Kimia, dan Biologi. Sedang untuk materi IPS, tes mencakup: matematika IPS, ekonomi, sosiologi, dan geografi. Untuk materi keagamaan, tes mencakup: Fiqih, Tafsir, Hadits, Aqidah Akhlak, dan Sejarah Kebudayaan Islam.

Sedangkan sessi keempat adalah wawancara (150 menit). Sessi ini hanya dilakukan untuk peserta seleksi yang mengambil pilihan studi di UIN Malang.

Berikut jadwal tahapan seleksi PBSB tahun 2018: Masa Pendaftaran (15 Maret – 15 April 20180; Verifikasi Data (16 – 30 April 2018); Pengumuman Tempat Seleksi (2 Mei 2018); Pelaksanaan Seleksi (14 – 18 Mei 2018); Penentuan Kelulusan (1 Juni 2018); dan Pengumuman Kelulusan (4 Juni 2018)

Info selengkapnya, download Juknis PBSB Tahun 2018 dan info lengkapnya di pbsb.ditpdpontren.kemenag.go.id dan ditpdpontren.kemenag.go.id.

Beasiswa Turki 2018-2019 untuk S1, S2 dan S3 Akan Segera Dibuka. Apa yang Harus Dipersiapkan?

Beasiswa Turki 2018 – 2019 Türkiye Bursları

A. Beasiswa S1 Turki 2018 – 2019 (Bosphorus Scholarship Program)
Skema Bosphorus Scholarship Program ditawarkan bagi para lulusan SMA/SMK/Sederajat yang ingin melanjutkan kuliah S1 di universitas-universitas Turki. Beasiswa ini terbuka untuk seluruh program studi Sarjana, termasuk Kedokteran, Studi Islam, serta Literatur dan Bahasa Turki.

B. Beasiswa S2 – S3 Turki 2018 – 2019 bidang Sains, Teknik dan Teknologi (Ali Kuşçu Science and Technology Scholarship)
Beasiswa pascasarjana Turki ini ditawarkan bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi di bidang Sains, Teknik, dan Teknologi.

C. Beasiswa S2 – S3 Turki 2018 – 2019 bidang Ilmu Sosial (İbni Haldun Social Sciences Scholarship)
Bagi anda yang tertarik untuk melanjutkan studi S2 dan S3 di bidang Ilmu Sosial, termasuk Studi Islam serta Literatur dan Bahasa Turki dapat mendaftar dalam program ini.

Baca Juga: Daftar Beasiswa Kuliah di Timur Tengah yang dapat anda coba

Bidang studi yang ditawarkan dalam Beasiswa Turki 2018 – 2019 terdiri dari berbagai macam, seperti Sains, Teknik dan Teknologi, Seni dan Humaniora, Ilmu Sosial dan Administrasi, Pertanian, serta bidang lainnya.

Daftar universitas di Turki yang tergabung dalam Beasiswa Pemerintah Turki dapat dibuka pada link berikut: Universities. Klik pada nama universitas untuk menuju website resminya. Pada website resmi universitas tersebut, anda dapat memilih pilihan bahasa menjadi Bahasa Inggris (simbol EN). Selanjutnya cari jurusan/bidang studi yang anda kehendaki.

Beasiswa yang diberikan oleh Pemerintah Turki bersifat full scholarships, meliputi:

1. Tanggungan biaya perkuliahan hingga lulus studi.
2. Tunjangan per bulan senilai 700 TL (± Rp 2,4juta) untuk mahasiswa S1, 950 TL (± Rp 3,3juta) untuk mahasiswa S2, 1400 TL (± Rp 4,9juta) untuk mahasiswa S3, dan 3000 TL (± Rp 10juta) untuk beasiswa penelitian.
3. Asrama gratis di lingkungan universitas.
4. Asuransi kesehatan.
5. Biaya perjalanan PP (Indonesia-Turki) pada awal dan akhir masa studi.
6. Gratis kursus bahasa Turki selama satu tahun sebelum perkuliahan.

Persyaratan:

1. Merupakan warganegara selain Turki (mereka yang sebelumnya merupakan warganegara Turki tidak dapat mendaftar).
2. Tidak terdaftar sebagai mahasiswa di universitas Turki pada jenjang studi yang dilamar.
3. Berusia maksimal 21 tahun untuk pelamar program S1, maksimal 30 tahun untuk pelamar program S2, dan maksimal 35 tahun untuk pelamar program S3.
4. Tidak memiliki masalah kesehatan yang dapat mengganggu perkuliahan.
5. Memenuhi persyaratan akademik dari program studi dan jenjang beasiswa yang dilamar. Bagi pelamar program S1, rata-rata Ujian Akhir Nasional minimal 70. Sedangkan bagi pelamar jenjang S2 dan S3, IPK minimal 3,00 skala 4,00.

Berkas dokumen yang dibutuhkan:

1. Formulir aplikasi online.
2. Untuk pelamar S1: Salinan ijazah SMA atau dokumen yang menjelaskan bahwa pelamar merupakan pelajar tingkat akhir.
Untuk pelamar S2 & S3: Salinan ijazah S1/S2 atau dokumen yang menjelaskan bahwa pelamar merupakan mahasiswa S1/S2 tingkat akhir (Surat Keterangan Mahasiswa).
3. Transkrip Nilai (untuk jenjang S2 dan S3) / Daftar Nilai Rapot (untuk jenjang S1).
4. Salinan identitas diri yang sah (KTP, paspor, atau akte kelahiran).
5. Foto ukuran paspor.

Note:
1. Beberapa jurusan/program studi mungkin akan memberikan persyaratan dan berkas dokumen tambahan (misal: skor TOEFL/IELTS, SAT, dsb). Pastikan anda memenuhi persyaratan dan dokumen yang diminta oleh program studi yang anda lamar. Cara melihat persyaratan dari masing-masing jurusan/program studi, bisa dengan mengunjungi link “Universities” di atas.
2. Berkas dokumen yang menggunakan bahasa Indonesia dapat diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris atau Turki dengan menggunakan jasa penerjemah tersumpah (lihat informasi mengenai Jasa Penerjemah Tersumpah).

Tata Cara Pendaftaran:

Pendaftaran Beasiswa Turki 2018 – 2019 dapat dilakukan secara online pada website resminya: www.turkiyeburslari.gov.tr. Pendaftaran untuk program S2 dan S3 dimulai pada 5 Februari s/d 5 Maret 2018, sedangkan untuk S1 dimulai pada 16 April s/d 14 Mei 2018. Walaupun masih berjarak beberapa bulan ke depan, namun anda dapat mempersiapkan diri dari sekarang. Misalnya mulai mencari informasi mengenai universitas dan bidang studi yang dituju.

Dalam beasiswa ini, pelamar tidak perlu mengajukan aplikasi pendaftaran terpisah pada universitas yang dituju. Dengan menggunakan formulir aplikasi online yang sama, pelamar juga bisa mendaftar langsung ke universitas yang diminati. Seleksi akan dilakukan dalam dua tahapan, yaitu administratif dan wawancara (bisa melalui telepon/internet).

Informasi lebih detail mengenai Beasiswa Pemerintah Turki 2018 – 2019 dapat menghubungi Call Center: 0 850 455 0 982, e-mail: info@turkiyeburslari.org, atau mengunjungi laman resminya: www.turkiyeburslari.gov.tr. Semoga bermanfaat.

Note: Bagi anda yang tertarik untuk mendaftar Beasiswa Pemerintah Turki, bisa juga berkonsultasi dengan Komite Pendidikan Luar Negeri divisi Pendidikan ke Turki +62 812-1491-2523 (Andre)